Penderita Diabetes Boleh Minum Madu Atau Tidak?

Penderita Diabetes Boleh Minum Madu Atau TidakMadu merupakan cairan yang menyerupai sirup, namun madu lebih dikenal lebih kental dan rasanya manis. Dihasilkan oleh lebah dan serangg lainnya dari nektar bunga. Jika tawon madu sudah berada dalam sarang nektar dikeluarkan dari kantung madu yang terdapat  abdomen dan dikunyah dikerjakan bersama tawon lain, jika nektar sudah halus ditempatkan pada sel, jika sel sudah penuh akan ditutup dan terjadi fermentasi.

Lalu apakah penderita diabetes bisa mengkonsumsi madu?

Secara umum, penderita diabetes tidak boleh mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula. Namun, apakah pantangan ini berlaku untuk madu? Sebab, madu dikatakan lebih baik untuk tubuh daripada gula tebu.

Para dokter telah melakukan penelitian, bagi para penderita diabetes atau kencing manis disarankan untuk tidak konsumsi makanan atau minuman yang manis termasuk madu karena dianggap bisa menaikan kadar gula dalam darah. Padahal, justru unsur oksidasi yang terkandung di dalam madu mampu menjadi pengurai gula di dalam darah sehingga tidak membuat kadar gula semakin bertambah tinggi. Madu yang kaya dengan vitamin B1, B5, G dan 100 unsur berbeda lainnya dianggap sangat urgen bagi tubuh manusia, khususnya bagi penderita diabetesi.

Meski dalam madu terdapat 16 tipe gula, tetapi dextrosa dan levulosa justru yang paling dominan. Gula yang terdapat dalam madu, dikatakan sebagai ‘gula sederhana’ atau predigested sehingga dapat segera diserap tubuh dan menghasilkan energi instan. Berbeda dengan gula biasa yang diminum (gula sukrosa), yang perlu dicerna dalam tubuh dengan bantuan hormon insulin yang dihasilkan kelenjar pankreas, kemudian baru diserap sebagai energi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *