Diabetes Cara Mengatasi – Cara Mengatasi Penyakit Diabetes Yang Aman Tanpa Efek Samping

Diabetes Cara Mengatasi - Cara Mengatasi Penyakit Diabetes Yang Aman Tanpa Efek SampingMenderita penyakit diabetes memang sangat menyiksa, karena dengan terkenanya penyakit ini anda sangat dibatasi dalam kegiatan sehari-hari, hingga dalam mengkonsumsi makanan pun anda sangat dibatasi. Memang benar penyakit ini bisa menjadi penyakit turunan, tapi penyakit diabetes juga dapat disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat yang banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung kadar gula tinggi atau tidak bisa mengontrol makanan yang anda konsumsi, jarang melakukan olahraga dan kehidupan sehari=hari lainnya yang dapat menyebabkan seseorang terkena penyakit diabetes.

Cara mengatasi penyakit diabetes yaitu sebagai berikut:

Hingga saat ini pengibatan diabetes yang ditawarkan medis sifatnya hanya menekan naiknya gula darah. Oengobatan seperti ini rawan emembuat gula darah penderita sering naik turun tidak stabil. Hal inikah yang menyebabkan penderita diabetes harus siaphidup bersama dengan diabetes sepanjang hidupnya.

Gejala umum penderita diabetes:

  • Mudah lapar dan menjadi banyak makan
  • Gampang haus dan banyak minum
  • Banyak buang air kecil terutama pada malam hari
  • Jumlah urine yang dikeluarkan lebih banyak
  • Penglihatan menjadi kabur
  • Sering pusing dan mual
  • Mudah terkena infeksi pada kulit
  • Mudah mengantuk dan mudah lelah
  • Berat badan menurun terus menerus
  • Jika tergores oleh sesuatu benda yang menyebabkan luka, maka luka itu sangat susah untuk sembuh bahkan bisa menjadi lebih besar
  • Sering merasa kesemutan dan gatal-gatal pada daerah kaki dan tangan
  • Kordinasi gerak anggota tubuh terganggu

Makanan yang dianjurkan untuk penderita diabetes:

  • Apel , aprikot dan pir
  • Ikan makarel, sarden dan salmon
  • Labu dan biji rami
  • Sayuran dan bauh-buahan
  • Oat
  • Roti gandum dan ubi jalar
  • Beras merah

Diabetes Cabut Gigi – Cara Mencabut Gigi Untuk Penerita Diabetes

Diabetes Cabut Gigi - Cara Mencabut Gigi Untuk Penerita DiabetesCabut gigi sering dipertimbangkan sebagai solusi praktis untuk mengatasi masalah gigi, seperti gigi berlubang. Namun, pada sebagian orang terutama pasien penderita diabetes, cabut gigi memiliki resiko sehingga tidak boleh sembarangan untuk mencabutnya. Oleh karena itu, pasien diabetes diwanti-wanti untuk menjaga kesehatan giginya.

Lalu bisakah jika pasien diabetes mencabut giginya? Bagaimana cara atau persiapannya yang harus dilakukan oleh pasien?

  1. Ketika menyampaikan keluhan ke dokter gigi, sampaikanlah juga bahwa anda menderita diabetes agar dokter gigi tahu anda memiliki riwayat penyakit tersebut.
  2. Sebaiknya anda melakukan pencabutan gigi di rumah sakit yang besar yang ada dokter penyakit dalam, sehingga dokter gigi bisa dengan leluasa untuk melakukan konsul terhadap keadaan umum anda, apakah bisa atau tidak dilakukan pencabutan.
  3. Usahakan untuk cek gula darah, baik gula darah sewaktu maupun puasa untuk referensi penting dokter.
  4. Sebelum pencabutan lakukan diet diabetes agar kondisi gula anda normal saat dilakukan pencabutan, setidaknya turun agar penyembuhan bisa lebih cepat.

Dengan melakukan persiapan seperti di atas, setidaknya dapat mengurangi resiko bahaya pencabutan bagi penderita diabetes, kuncinya yaitu pencabutan pasien diabetes memang harus di bawah pengawasan dokter spesialis penyakit dalam dan dilakukan oleh dokter gigi yang juga sudah kompeten agar tidak terjadi masalah berlanjut.

Tahu Gak Bahwa Penderita Diabetes Boleh Makan Anggur?

Tahu Gak Bahwa Penderita Diabetes Boleh Makan AnggurHampir semua orang menyukai buah anggur. Buah anggur sendiri memiliki banyak varian warna, seperti anggur merah, hijau dan hitam. Ketiga buah anggur tersebut memiliki kandungan yang agak berbeda meski secara umum sama.

Buah anggur memiliki glukosa berupa glukosa yang seharusnya dihindari oleh para penderita diabetes. Namun, anggur sendiri memiliki kandungan gula alami yang dapat mencegah tubuh menyerap glukosa dengan cepat dan mengandung serat yang cukup sehingga baik untuk di makan oleh penderita diabetes.

Buah anggur baik dikonsumsi setiap harinya dengan aturan konsumsi disebar seperti di pagi hari, kemudia makan lagi saat siang dan bisa makan anggur lagi saat malam hari. Jangan sekaligus dalam satu waktu (khsusu untuk penderita diabetes). Karena bagaimanapun juga anggur mengandung gula.

Buah anggur yang dikonsumsi setiap hari seperti anggur merah dan anggur hitam direkomendasikan untuk penderita diabetes karena kaya akan beta karoten dan vitamin C. Anggur hijau memiliki lebih banyak serat dari pada anggur merah dan hitam. Sehingga, konsumsi lebih banyak juga tidak masalah. Paling baik saat mengkonsumsi anggur adalah dikombinasikan dengan semua warna saat makan. Selain mengandung vitamin A, C dan K juga antioksidan, kalium dan polifenol.

Sebuah penelitian bahkan menunjukkan bahwa dengan mengkonsumsi anggur setiap hari dapat memperlambat perkembangan diabetes tipe 1 dan mengkonsumsi anggur juga dapat mengurangi tekanan darah pada diabetes tipe 2 dan mencegah resistensi insulin.

 

Apakah Penderita Diabetes Boleh Minum Susu Atau Tidak?

Apakah Penderita Diabetes Boleh Minum Susu Atau TidakBolehkah penderita diabetes minum susu? Mungkin itu yang sering anda tanya-tanyakan bukan? Jawabannya tidak hanya boleh, ternyata minum susu juga dapat menghidarkan anda dari resiki terkena penyakit diabetes, terutama susu tanpa lemak. Hal itu sejalan dengan penelitian yang diungkapkan dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism yang menyebutkan bahwa dengan mengkonsumsi susu 3-5 porsi dalam sehari, sedangkan bagi mereka yang telah mengkonsumsi susu sejak usia remaja, resiko diabetes dapat turun hingga 38%.

Lalu mengapa susu sendiri dapat menurunkan resiko seseorang terkena penyakit diabetes?

  1. Selain kandungan vitamin D dan kalsium, di dalam susu juga terdapat kandungan magnesium. Magnesium ini berperan penting di dalam menjaga kestabilan gula darah sehingga sangat baik apabila dikonsumsi bagi mereka yang menderita penyakit diabetes.
  2. Di dalam susu kaya akan kandungan vitamin D dan kalsium yang dapat meningkatkan sensitivitas hormon insulin. Dan seperti yang anda ketahui bahwa hormon insulin inilah yang berperan dalam menjaga kestabilan kadar gula darh agar tetap normal.

Dengan kandungan yang ada di dalam susu tersebut yang dapat menuunkan resiko terkena diabetes serta dapat menjaga kestabilan kadar gula darah, akan sangat bagus bagi anda yang menderita penyakit diabetes untuk mengkosnumsi susu tanpa lemak setiap harinya. Dengan demikian perlindungan anda dari penyakit diabetes pun akan menjadi lebih optimal.

 

 

 

Apakah Penderita Diabetes Boleh Makan Kentang Dibadingkan Dengan Nasi?

Apakah Penderita Diabetes Boleh Makan Kentang Dibadingkan Dengan NasiBanyak orang yang mengira bahwa dengan mengkonsumsi nasi dapat menyebabkan kegemukan, perlu untuk anda ketahui 1 mangkuk nasi mengandung sekitar 200 kalori ini setara dengan 4 kentang rebus. Kedua makanan ini tidak semerta merta akan membuat orang menjadi gemuk, namun cara penyajian yang akan sangat menentukan dalam bertambahnya kalori didalam tubuh anda.

Namun, coba anda bayangkan jika kentang disajikan dalam bentuk kentang goreng, dengan menggoreng kentang maka akan meningkatkan kalorinya hingga 230 kalori, terlebih lagi jika anda menambahkan mentega krim atau mayones sehingga akan meningkatan jumlah klorinya. Demikian juga dengan nasi, nasi goreng atau nasi yang diberi santan akan meningkatkan kalorinya, sebagai contoh nasi goreng dan nasi uduk. Jika setiap hari anda mengkonsumsi kalori dalam jumlah yang besar dan tidak melakukan aktifitas fisik maka kalori berlebih akan disimpan dalam tubuh menjadi lemak.

Lalu apakah benar kentag lebih baik jika dikonsumsi oleh penderita diabetes dibandingkan nasi?

Sesuatu hal yang dinamakan indeks glemik merupakan suatu kemampuan dalam meningkakan kadar gula dalam darah. Kandungan indeks glemik rendah akan dapat menjadi ciri baha makanan tersebut sehat dan aman untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes. Kentang merupakan sumber makanan yang mengandung 70 indeks glemik sedangkan nasi putih 86. Bagi orang yang menderita diabetes dianjurkan untuk mendapatkan asupan karbohidrat yang kaya akan serat serta memiliki indeks glemik rendah, salah satu contohnya selain beras merah yaitu kentang.

 

Penderita Diabetes Boleh Makan Buah Apa?

Penderita Diabetes Boleh Makan Buah ApaBuah-buahan merupakan makanan sehat dan bergizi sehingga sangat baik untuk dikonsumsi karena sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh anda. Namun, tidak untuk penderita penyakit diabetes. Ada beberapa jeis buah yang dilarang untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes diantaranya: Mangga, anggur, nanas, aprikot, pisang, semangka dan pepaya.

Sedangkan ada beberapa jenis buah yang aman atau sebaiknya dikoneumsi oleh penderita diabetes yaitu:

  1. Pir

Buah pir diperkaya dengan kalium dan serat. Sama seperti buah kiwi, pir mengandung karbohidrat yang rendah sehingga buah ini sangat tepat untuk dikonsumsi terutama oleh penderita diabetes.

  1. Kiwi

Buah kiwi mengandung banyak nutrisi yang diperlukan tubuh seperti vitamin C, serat dan kalium. Buah ini juga rendah karbohidrat, sehingga baik untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes.

  1. Apel

Buah aprikot (plum) mengandung serat yang tinggi dan vitamin A. Selain itu, buah ini rendah karbohidrat. Aprikot merupakan pilihan yang baik bagi penderita diabetes. Konsumsi setidaknya satu buah aprikot setiap harinya.

  1. Persik

Buah persik merupakan sumber yang baik untuk vitamin A dan C. Buah ini juga rendah karbohidrat, namun kaya kalium dan serat.

  1. Ceri

Ceri mengandung anti-oksidan yang tinggi. Selain itu, buah ceri juga mengandung karbohidrat dan tingkat glikemik yang rendah. Mengkonsumsi 12 buah ceri sehari sudah cukup baik untuk menjaga kesehatan tubuh anda.

 

Penderita Diabetes Boleh Minum Madu Atau Tidak?

Penderita Diabetes Boleh Minum Madu Atau TidakMadu merupakan cairan yang menyerupai sirup, namun madu lebih dikenal lebih kental dan rasanya manis. Dihasilkan oleh lebah dan serangg lainnya dari nektar bunga. Jika tawon madu sudah berada dalam sarang nektar dikeluarkan dari kantung madu yang terdapat  abdomen dan dikunyah dikerjakan bersama tawon lain, jika nektar sudah halus ditempatkan pada sel, jika sel sudah penuh akan ditutup dan terjadi fermentasi.

Lalu apakah penderita diabetes bisa mengkonsumsi madu?

Secara umum, penderita diabetes tidak boleh mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula. Namun, apakah pantangan ini berlaku untuk madu? Sebab, madu dikatakan lebih baik untuk tubuh daripada gula tebu.

Para dokter telah melakukan penelitian, bagi para penderita diabetes atau kencing manis disarankan untuk tidak konsumsi makanan atau minuman yang manis termasuk madu karena dianggap bisa menaikan kadar gula dalam darah. Padahal, justru unsur oksidasi yang terkandung di dalam madu mampu menjadi pengurai gula di dalam darah sehingga tidak membuat kadar gula semakin bertambah tinggi. Madu yang kaya dengan vitamin B1, B5, G dan 100 unsur berbeda lainnya dianggap sangat urgen bagi tubuh manusia, khususnya bagi penderita diabetesi.

Meski dalam madu terdapat 16 tipe gula, tetapi dextrosa dan levulosa justru yang paling dominan. Gula yang terdapat dalam madu, dikatakan sebagai ‘gula sederhana’ atau predigested sehingga dapat segera diserap tubuh dan menghasilkan energi instan. Berbeda dengan gula biasa yang diminum (gula sukrosa), yang perlu dicerna dalam tubuh dengan bantuan hormon insulin yang dihasilkan kelenjar pankreas, kemudian baru diserap sebagai energi.

Apakah Diabetes Bisa Menyebabkan Impotensi?

Apakah Diabetes Bisa Menyebabkan ImpotensiDiabetes merupakan penyakit akibat kadar glukosa dalam darah meningkat secara terus menerus akibat kekurangan jumlah hormon insulin yang bertugas mengatur gula darah. Seseorang yang di diagnosis menderita diabetes biasaya juga akan mengidap impotensi atau masalah disfungsi ereksi.

Pada dasarnya diabetes yang tidak terkontrol dengan baik dapat menimbulkan komplikasi. Bagi pria, diabetes dengan kontrol yang buruk dapat mengakibatkan impotensi.

Sebetulnya apa yang menyebabkan diabetes berdampak pada impotensi itu?

Pada umumnya, baik pria maupun wanita yang mengalami diabetes memiliki kehidupan seksual yang normal. Memang benar masalah yang seperti ini bisa saja terjadi, namun jika kadar gula darah tinggi. Beberapa pria mengalami kerusakan fungsi saraf atau masalah pada pembuluh darah yang bisa menghilangkan potensi seksual (disfungsi ereksi). Dengan gula darah yang sangat rendah atau kurang dari 4 mmol/l dapat mempengaruhi fungsi otak dan kontrol diabetes yang buruk bisa mempengaruhi tingkat energi anda. Biasanya kehilangan gairah seksual disebabkan oleh tingkat gula darah yang tinggi.

Lalu bagaimana cara mengatasi impotensi akibat dari diabetes itu?

Salah satu cara yang bisa dilakukan dalam mengatasi masalah impotensi atau disfungsi ereksi adalah dengan mengkonsumsi beberapa jenis makanan dibawah ini:

  1. Kuaci labu

Kuaci labu biasanya dikonsumsi sebagai cemilan. Ternyata kuaci labu sangat bermanfaat dalam membantu meningkaykan gairah seksual dan bisa membantu dalam mengatasi masalah disfungsi ereksi.

  1. Paprika

Paprika merupakan salah satu sayuran dengan kendungan yang baik dan warnanya yang terang seperti warna hijau, kuning dan juga merah. Kandungan yang ada di dalam paprika yaitu kandungan capsaicin yang merupakan salah satu zat yang bisa membantu dalam meningkatkan aliran darah di dalam tubuh dan juga membantu dalam meningkatkan gairah seksual baik bagi pria dan juga wanita.

Penyakit Diabetes Bisa Hamil Atau Tidak Jika Dialami Oleh Kaum Wanita?

Penyakit Diabetes Bisa Hamil Atau Tidak Jika Dialami Oleh Kaum WanitaPenderita diabetes atau penyakit karena gangguan metabolisme zat karbohidrat lipid dalam tubuh dapat mengalami kehamilan dengan aman hingga masa persalinan, apabila selama masa kehamilan mampu mengendalikan kadar gula dalam darah serta berada di bawah pengawasan dokter langsung. Spesialis penyakit dalam, dr H. Latif Choibar.C, SpPD mengatakan, penderita diabetes harus melakukan diet makanan yang ketat dan pengawasan pengobatan langsung dari dokter spesialis yang menanganinya.

”Penderita diabetes tidak perlu khawatir dan merasa cemas dengan kehamilan yang dialaminya, selama mereka menjalankan diet makanan dengan benar dan rajin mengontrol kadar gula dalam darah, maka janin dalam kandungan akan tumbuh dan berkembang dengan sehat hingga saat lahir,” katanya. Ia mengatakan, penderita diabetes yang hamil dianjurkan menjalani rawat inap di rumah sakit sesuai dengan rekomendasi dokter yang mananganinya, untuk mengontrol kadar gula darah.

Saat masa-masa kehamilan biasanya dokter spesialis kandungan tidak akan menganjurkan pasiennya menjalani¬† ‘oral hiploglikemi’ atau pengobatan diabetes dengan mengunakan obat-obatan. Menurut dr Latif yang juga Dekan Program Pendidikan Dokter (PPD) Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman (Unmul), dokter umumnya bertindak sangat hati-hati untuk mengontrol kadar gula dalam darah pasien tersebut, yaitu dengan melakukan injeksi insulin dan mengawasi langsung pasiennya.

Sedangkan pada penderita diabetes berlanjut yang sudah sangat parah hingga menyebabkan rusaknya pembuluh darah, ketika mengalami hamil dianjurkan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter spesialis, karena asupan makanan kepada janin bisa terganggu atau bahkan kurang, akibatnya ketika dilahirkan berat bayi lahir sangat kecil atau 2.500 gram.

Diabetes Berasal Dari Kata Apa?

Diabetes Berasal Dari Kata ApaDiabetes Melitus merupakan salah satu penyakit tertua pada manusia. Diabetes sendiri berasal dari istilah kata Yunani yang berarti pancuran dan Melitus berarti madu atau gula. Kurang kebih istilah Diabetes melitus menggambarkan gejala diabetes yang tidak terkontrol, yaitu banyak keluar air seni yang manis karena mengandung gula. Oleh karena itu, dalam istilah lain penyakit ini disebut dengan “kencing manis”.

Secara definisi medis, definisi diabetes meluas kepada suatu kumpulan aspek gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan oleh karena adanya peningkatan kadar glukosa darah akibat kekurangan insulin baik yang sifatnya absolut maupun relatif.

Latar belakang Diabetes Melitus:

Diabetes melitus sangat erat kaitannya dengan mekanisme pengaturan gula normal. Pada kondisi normal, kadar gula tubuh akan selalu terkendali, berkisar 70-110 mg/dL, oleh pengaruh kerja hormon insulin yang diproduksi oleh kalenjar pankreas.

Setiap sehabis makan, terjadi penyerapan makanan seperti tepung-tepungan (karbohidrat) di usus dan akan kadar gula darah meningkat. Peningkatan kadar gula darah ini akan memicu produksi hormon insulin oleh kalenjar pankreas.

Gejala-gejala penyakit Diabetes Melitus:

  • Penglihatan kabur
  • Kulit kering atau gatal
  • Sering infeksi atau luka memar
  • Sering kesemutan di kaki serta tangan
  • Jadi lemah serta gampang kelelahan
  • Berat badan turun drastis
  • Lebih sering haus
  • Lebih sering buang air kecil