Kaitannya Antara Diabetes dan Hipertensi

Kaitannya Antara Diabetes dan HipertensiDiabetes merupakan kelainan metabolik yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kurangnya insulin atau ketidakmampuan tubuh untuk memanfaatkan insulin (Insulin resistance), dengan simtoma berupa hiperglikemia kronis dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein.

Salah satu komplikasi penyakit yang menyerang para penderita diabetes adalah hipertensi, terutama mereka yang merupakan penderita diabetes tipe 2.

Tekanan darah sendiri rata-rata merupakan kekuatan utama untuk mendorong darah ke jaringan. Tekanan darah tersebut harus diatur supaya tidak berlebih maupun kurang. Jika tekanan darah kurang, dikhawatirkan darah tidak dapat menjangkau organ-organ yang membutuhkan terutama otak. Jika berlebih, jantung akan bekerja terlalu keras juga terjadi peningkatan resiko kerusakan vaskular maupun rupturnya pembuluh darah kecil.

Hipertensi sendiri dibedakan menjadi primer dan sekunder berdasarkan penyebabnya, yaitu:

  • Hipertensi primer
  • Hipertensi renal
  • Hipertensi endokrin
  • Hipertensi neurogenik
  • Hipertensi sekunder

Tanda hipertensi pada penderita tipe-1 maupun tipe-2 adalah terjadinya peningkatan resistensi perifer vaskular. Aterosklerosis prematur pada penderita diabetes dapat menyebabkan penuaan prematur juga pada vaskularisasi. Hal tersebut nantinya berperan dalam prevalensi hipertensi sistolik terisolasi dan penurunan sensitivitas baroreseptor pada penderita diabetes bahkan yang masih muda.Penurunan sensitifitas refleks baroreseptor dapat menyebabkan perubahan inervasi kardiak sehingga mungkin terjadi hipotensi ortostatik pada penderita diabetes dengan hipertensi.

Jadi kesimpulannya sudah jelas, bahwa hipertesi itu merupakan suatu penyakit yang biasanya timbul akibat dari penyakit diabetes yang sudah komplikasi dan mengakibatkan munculnye berbagai penyakit lainnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *