Diabetes Amputasi Kaki – Kaki Di Amputasi Karena Diabetes?

Diabetes Amputasi Kaki - Kaki Di Amputasi Karena DiabetesPenderita diabetes mellitus memang rawan mengalami komplikasi ulkus diabetikum , kondisi ini merupakan komplikasi kronik dari diabetes mellitus sebagai sebab utama morbiditas, mortalitas serta kecacatan penderita diabetes.

Penyebab utama diabetes sendiri yaitu karena diabetes yang tidak terkontrol dan luka yang tidak dirawat dengan rutin dengan cara yang benar. Faktor utama yang berperan pada timbulnya ulkus diabetikum adalah angiopati (kelainan pembuluh darah), neuropati (gangguan sensitiftas persarafan) dan infeksi.

Ciri penyakit diabetes, yaitu luka menghitam itu seringkali disebut dengan gangrene. Gangrene ditandai dengan jaringan yang mati berwarna kehitaman dan berbau busuk karena adanya pembusukan oleh bakteri.

Awalnya daerah yang terkena akan berwarna merah, tetapi lama kelamaan berubah menjadi cokelat, dan apabila sudah parah akan berwarna hitam, yang menandakan jaringan sudah mati. Namun sebenarnya gangrene tak lain salah satu gejala turunan dari diabetes yang disebut peripheral arterial disease (PAD) atau penyakit pembuluh darah tepi. Penyakit ini diawali dengan sumbatan pada pembuluh darah, biasanya di kaki. Pasien diabetes yang kakinya mengalami PAD ini seringkali disebut dengan kaki diabetik.

“Pembuluh darah tersumbat, aliran darah menurun, kadar oksigen dalam darah pun berkurang. Jadinya organ (kaki) tidak berfungsi dengan baik. Awalnya bisa terasa baal atau mati rasa,” papar dr Em Yunir, SpPD-KEMD, Kepala Divisi Metabolik Endokrinologi Departemen IPD FKUI/RSCM dalam seminar ‘Kaki Diabetik, Haruskah Selalu Diamputasi?’ yang diselenggarakan pada akhir Oktober 2013.

“Kemudian terluka, lukanya tidak sembuh-sembuh. Bahkan lukanya bisa semakin parah, meluas, dan busuk. Karena aliran darah tidak lancar, sehingga tidak terjadi proses penyembuhan,” tambahnya.

Lalu apakah jika membusuk pada kaki tersebut sebaiknya di amputasi? Sebaiknya jangan. Jika masih bisa disembuhkan cobalah untuk disembuhkan dulu jangan sampai mengambil jalan untuk amputasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *